Minggu, Januari 08, 2012

TUGAS Pengujian Kualitas Audio


PRATIKUM AUDIO DIGITAL
MODUL  4
PENGUJIAN KUALITAS AUDIO

Dwiki Arlan
1001083029
TK 2M
Dosen Pembimbing :
Erwadi Bakar,M.Kom


TEKNIK KOMPUTER
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
POLITEKNIK UNAND PADANG
2011

1.    Tujuan
  1. Mahasiswa dapat mengganti nilai Sample dan Bit Depth sebuah file audio
  2. Mahasiswa dapat menjelaskan perbandingan kualitas audio berdasarkan nilai Bit Depth, Sample Rate
2.    Teori singkat
a.      Audio adalah...
b.      Kualitas audio ditentukan oleh...
c.       Bit Depth adalah...
d.      Sample Rate adalah..
3.    Alat dan Bahan
a.      Komputer PC
b.      Software Adobe Audition
c.       File musik  dalam format wav 
4.    Langkah Kerja
4.1.            Mengganti Sample rate dan Bit Dept
a.      Buka Adobe Audition
b.      Import File Audio dengan cara pada window File klik ikon Import File – Pilih file yang diinginkan – klik ganda file tersebut atau klik tombol Open.
c.       Sekarang file yang akan diedit sudah berada pada window File.
d.      Klik ganda ikon file yang akan di edit atau drag and drop ke window editor (Main)
e.      Untuk melihat informasi tentang file ini letakkan pointer pada window editor, klik kanan dan pilih File Info.
f.        Untuk mengganti Bit Depth  dan Sample Rate ,
·         Buka sesion baru: File – New
·         Pada Jendala New Waveform Pilih Sample Rate dan Bit Rate sesuai dengan yang dibutuhkan (tabel 1)


5.    Hasil Pengujian

Tabel 1. Perbandingan Ukuran dan Kualitas audio pada sample rate tetap 44100 hz dengan Bit Depth bervariasi  
Sample Rate (Hz)
Bit Dept
Ukuran File (KB)
Kualitas suara
44 100
32
97,092
CD Audio dan 2 pangkat 32 level suara
44 100
16
48,548
CD Audio dan 65.536 level suara
44 100
8
24,275
CD Audio dan 256 level suara



  1. Membandingkan berdasarkan Sample Rate
Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
8
11.025
6,071
Radio am dan 256 level suara
8
22.050
12,139
Radio FM dan 256 level suara
8
32.000
17,616
Lebih baik dari radio fm dan 256 level suara
8
44.100
24,275
CD audio dan 256 level suara
8
48.000
26,422
Kualitas standard DVD dan 256 level suara
8
96.000
52,841
High End DVD dan 256 suara


Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
16
11.025
12,139
Radio am dan 65.536 level suara
16
22.050
24,275
Radio FM dan 65.536 level suara
16
32.000
35,228
Lebih baik dari radio fm dan 65.536 level suara
16
44.100
48,548
CD audio dan 65.536 level suara
16
48.000
52,841
Kualitas standard DVD dan 65.536 level suara
16
96.000
105,678
High End DVD dan 65.536 level suara


Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
32
11.025
24,275
Radio am dan 2 pangkat 32 level suara
32
22.050
48,548
Radio FM dan 2 pangkat 32 level suara
32
32.000
70,453
Lebih baik dari radio fm dan 2 pangkat 32 level suara
32
44.100
97,092
CD audio dan 2 pangkat 32 level suara
32
48.000
105,678
Kualitas standard DVD dan 2 pangkat 32 level suara
32
96.000
211,351
High End DVD dan 2 pangkat 32 level suara

Format
Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
WAVE
16
44.100
48,548
CD Audio dan 65.536 level suara
WMA
16
44.100
29,005
CD Audio dan 65.536 level suara
MP3
16
44.100
4,408
CD Audio dan 65.536 level suara
Ogg Vorbis
16
44.100
4,408
CD Audio dan 65.536 level suara

6.    Pembahasan
 MP3
MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro. 
AIF Ekstensi nama file: .aiff, .aif, .aifc
File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncomressed code pulse modulation (PCM), namun ada juga varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF, AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec.
Ogg Vorbis Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.
Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.
WMA Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.
WAV WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.’
7.    Kesimpulan
 Semakin tinggi bit deph dan sample rate suatu audio maka suara yang dihasilkan juga semakin bagus,tetapi sample rate dan bit dept itu ditur untuk kebutuhan audio tersebut seperti untuk audio cd dibutuhkan 44100 Khz sample rate dan 16 bit dept,untuk audio dvd 48000 Khz sample rate dan 16 bit dept.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

Followers


I made this widget at MyFlashFetish.com.